Cara Mengedit Berita Online Ujian UKW " Muda "

 

Wartawan Editor Afridon

Penyuntingan naskah dilakukan dengan tujuan : (a) Meringkas atau melengkapi, atau menambahi; (b) Menjaga terjadinya kesalahan bahasa seperti ejaan, tata bahasa; (c) Mengubah struktur yakni pilihan fakta yang ‘dipentingkan’ pilihan lead (teras berita), bentuk ending dan lainnya misalnya dalam berita fakta konflik, redaktur menghendaki lead yang bernuansa damai; (d) Mencegah kesalahan isi biasanya masuknya opini pribadi penulis, terutama dalam berita konflik. Disinilah menunjukkan bahwa tugas dan tanggung jawab seorang penyunting berita tidaklah mudah. Satu hal yang tidak boleh dilakukan penyunting adalah  merusak hasil karya penulis sehingga yang harus dia lakukan adalah  memperbaiki dan menyempurnakan.


Dalam melakukan kerja penyutingan, paling tidak ada tiga fokus yang menjadi perhatian yakni judul, teras berita (lead) dan isi berita/tulisan.

Judul Tulisan

Judul juga bisa diambil dari teras berita (lead) bagian paragraf pertama dalam tulisan. Untuk kasus judul karya tulis ilmiah populer, judul lazim diambil dari intisari pokok permasalahan yang dikaji oleh penulis. Ada karakteristik judul berita yang harus diperhatikan oleh penyuting, yaitu :

Judul berita adalah kalimat abstrak

Biasanya hanya terdiri dari 5-10 kata

Berupa pemikiran/gagasan lengkap

Terdiri dari subjek dan kata kerja (predikat) dan sering juga dilengkapi objek

Saat membuat judul, tanyalah diri paa sendiri dan jawablah : “Jika pembaca melihat 5-10 kata yang saya tuliskan, apakah mereka akan tahu ini berita tentang apa?”

Untuk membuat judul tulisan maka yang harus dilakukan sebelum membuat judul adalah

Baca dan pahami berita secara menyeluruh sebelum menuliskan judulnya.

Buatlah judul berdasarkan “main idea” (inti berita) yang mestinya ada di alinea pertama, awal naskah, atau bagian introduksi (lead/teras).

Jangan gunakan dalam judul fakta-fakta yang tidak ada di naskah berita. (Judul harus mencerminkan isi).

Jangan mengulang kata yang sama dalam judul.

Jika beritanya berupa berita opini, maka judulnya pun harus sudah mencerminkan hal itu.

 Hindari ambiguitas, makna ganda, menimbulkan tafsiran beragam, dan bernada menuduh

Pilihan kata yang spesifik, akurat, jelas, dan ringkas!

Jangan mengulang kata kunci (keywords) di judul yang sama.

Hindari nama, frasa, dan singkatan yang samar atau tidak diketahui

Hindari judul yang bernada menyerang, mengecam, atau mempersalahkan.

Tidak ada judul yang dimulai dengan kata kerja

Judul berupa kalimat lengkap –minimal subjek dan predikat.

Pentingnya judul dalam sebuah tulisan tidak hanya dikenal dalam dunia pemberitaan konvensional media massa cetak. Dalam media dot com atau online, pemilihan judul berita menentukan banyak tidaknya pembaca yang membuka tulisan website kita, selain strategi lain yang bisa dilakukan dalam menjaring pembaca. Dalam tulisan web, kinerja mesin pencarian (search engine) menjadi salah satu parameter utama populeritas berita web kita. Jadi, judul berita di media online hendaknya menarik, namun juga memperhatikan

 Teknik SEO (Search Engine Optimization) agar berita diindeks oleh mesin pencari dan mudah ditemukan pembaca di halaman hasil pencarian.

Melihat peran judul sangat strategis sebagai alat jualan berita, sehingga banyak perusahaan media online mengemas tampilan webnya dengan banyak judul bertebaran di setiap sudut halaman depannya. Sementara tulisan selengkapnya disembunyikan dan akan muncul ketika dipanggil, klik ! Namun kendati judul penting tidak kemudian kita terseret praktek jebakan klik dengan membuat judul yang sensasional dan bombastis, bahkan hingga berbohong.

** Afridon

Posting Komentar

0 Komentar