Peduli dan Hadir: Ketua DPRD0 Padang Pariaman Aprinaldi Bersama Komisi II Kunjungi Keluarga Korban Tenggelam di Tambak Udang

Padang Pariaman, Editor – Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga korban di Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau. Tangis kehilangan masih terasa setelah peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua anak, NA (12) dan ARH (8), yang tenggelam di tambak udang pada 18 Maret 2025. Dalam momen penuh empati ini, Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi, bersama Komisi II DPRD, turun langsung menemui keluarga korban untuk memberikan dukungan moral dan bantuan.Senin. 10 Maret 2025p⁰

Kunjungan ini dihadiri oleh Ketua Komisi II Topik Hidayat, Wakil Ketua Komisi II St. Deddy Firmansyah, Sekretaris Syafrinaldi, serta anggota DPRD lainnya, seperti Asmar Lambau, Nazir Tanjung, dan Mayuni. Hadir pula Kepala Dinas Sosial P3A beserta jajaran, membawa berbagai bentuk bantuan untuk keluarga korban.


Kronologi Kejadian: Upaya Menolong Berujung Duka


Kejadian bermula saat ARH (8) yang sedang bermain di sekitar tambak tergelincir ke dalam air. NA (12) yang melihat kejadian itu berusaha menolong, namun keduanya justru terseret arus dan tenggelam. Tambak yang seharusnya terlindungi, ternyata memiliki pagar pembatas yang sudah rusak, membuat akses ke air menjadi berbahaya bagi anak-anak. Warga sekitar yang datang untuk menolong hanya bisa menemukan keduanya dalam kondisi tak bernyawa.


Kehadiran Pemerintah sebagai Bentuk Kepedulian


Ketua DPRD Aprinaldi menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya.


“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa kami sebagai wakil rakyat selalu berusaha hadir untuk rakyat, terutama dalam situasi sulit seperti ini,” ungkap Aprinaldi.


Selain dukungan moral, bantuan materiil juga diberikan. Dinas Sosial P3A menyerahkan paket bantuan yang terdiri dari beras, minyak, telur, selimut, family kit, serta pakaian dewasa dan anak-anak. Tak hanya itu, Aprinaldi juga menyerahkan bantuan uang tunai, termasuk sumbangan dari Generasi Muda Pariaman (Gempar), sebagai bentuk solidaritas masyarakat.


Evaluasi Keamanan Tambak Udang


Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pemilik tambak dan pemerintah daerah untuk mengevaluasi keamanan di sekitar area perairan yang berpotensi berbahaya. Ketua DPRD dan Komisi II berjanji akan menindaklanjuti kondisi tambak-tambak lain di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud nyata bahwa kepedulian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam situasi krisis. Masyarakat berharap, ke depan, perhatian terhadap keselamatan lingkungan semakin ditingkatkan, agar tidak ada lagi nyawa yang melayang sia-sia.



** Afridon


Posting Komentar

0 Komentar